Harga Rajungan Anjlok di Liburan Imlek

611
Foto : Nelayan dan Rajungannya

Bengawanpost.com, Lamongan – Perayaan Imlek Tahun 2016 ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan untuk menyambut tahun baru bagi bangsa Tionghoa, begitu pula dengan suku Tionghoa yang ada di Indonesia. Dengan begitu untuk menghormati perayaannya, dijadikan sebagai hari libur nasional.

Pada perayaan tersebut, tentunya perusahaan dan juga aktifitas instansi pun ikut libur, sebagai konsekwensi logis hari libur nasional. Masalahnya adalah Liburnya aktivitas perusahan atau pabrik yang menerima penjualan Komoditas tangkapan nelayan berupa Rajungan ini, berakibat pada melemahnya harga Rajungan di tingkat nelayan.

“Harga Rajungan pada Imlek ini mencapai harga Rp. 35.000/Kg, tidak seperti hari hari biasanya yang dapat mencapai Rp. 50.000-Rp.70.000/Kg,” demikan menurut Rohim, salah seorang nelayan Desa Paciran Lamongan seusai melaut.

Rohim menjelaskan bahwa dengan harga seperti itu, maka nelayan merugi jika harus tetap melaut. Harapannya setelah liburan ini, harga Rajungan dapat kembali stabil, seperti semula. Dan yang terpenting ada upaya dari fihak terkait ikut memberikan solusinya.

“Sekarang melaut hanya cukup digunakan sebagai biaya operasional melaut saja, bahkan kadang tidak cukup digunakan sebagai modal awal melaut. Semoga solusi untuk mengatasinya mas,” pungkasnya. [Mu/Id]

LEAVE A REPLY