Harapan Peran SPTI Untuk Atasi Kemacetan Jalan di Lamongan

540
Foto : Pemandangan kemacetan yang setiap hari terjadi di jalanan Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Oleh : M. Ali Wafa, SE.

Ketika kita membaca permasalahan Transportasi di websitenya Dinas Perhubungan Kabupaten lamongan, maka ada latar belakang tulisan sebagai berikut : “Permasalahan transportasi adalah salah satu permasalahan pelik yang sudah lama mendera bangsa ini dan sampai saat ini belum ada solusi yang pasti dan tidak diketahui entah sampai kapan akan berakhirnya.

Permasalahan ini telah menimbulkan banyak sekali dampak negative yang harus ditanggung pengguna jalan, dunia usaha, pemerintah dan masyarakat pada umumnya” (sumber : lamongankab.go.id/dishub/2014/01/04/1306 diakses 7 Agustus 2017). Ternyata memang benar adanya hal tersebut, memang masalah akan selalu ada dan mungkin akan selalu ada.

Seperti yang penulis alami masalah transportasi itu sangat terasa ketika kemacetan dijalan – jalan Lamongan yang semestinya masalah itu belum waktunya terjadi, karena lalu lalang industri di kota soto ini masih belum seramai Bekasi ataupun Jakarta, akan tetapi masalah itu sudah muncul dan sangat disayangkan serta memprihatinkan. Masalah lain juga masih banyak untuk dikawal dan menjadi perhatian insan transportasi.

Melihat permasaalahan tersebut, coba menelisik apa sih sebabnya koq masalah ini ada? Apakah sudah tidak ada yang peduli dengan berbagai masalah transportasi yang ada di kota soto ini? Mengingat potensi yang begitu besar ada pada kota soto ini. Potensi ini akan dapat tumbuh dan berkembang dengan pesat jika didukung dengan sarana transportasi yang memadai.

Disisi lain masyarakat yang memperhatikan sektor transportasi kurang begitu memiliki wadah khusus tentang transportasi, misalkan serikat pekerjanya, ataupun asosiasi pengusaha transportasinya tidak begitu menggema kegiatannya.

Dari sisi serikat pekerja transportasi di Kabupaten Lamongan memang ada Serikat Pekerja Transportasi Indonesia di Kabupaten Lamongan dalam bentuk Cabang. Serikat pekerja ini setelah dicari tahu tentang Organisasinya, ternyata ada akan tetapi hanya nama dan tidak ada aktifitas yang begitu berarti untuk permasalahan transportasi yang ada di kabupaten Lamongan, dikhawatirkan ada organisasi tapi tidak tau masalah apa dalam bidangnya.

Setelah ditelisik organisasi SPTI Cabang Lamongan ini telah melakukan Musyawarah Cabang pada bulan Mei 2017 lalu di Rumah Makan Ayam Copas, dan terpilih Iswahyudi sebagai ketuanya, akan tetapi masih belum terlihat kegiatan apapun yang mengena untuk sektor yang sangat vital ini.

Namun begitu, kita harus dapat memahami benar akar permasalahan transpotasi di Kabupaten Lamongan ini, sehingga semestinya permasalahan tersebut tidak hanya menjadi tanggungjawab serikat pekerja transportasi saja. Karena penyelesaiannya butuh kesadaran semua stakeholder untuk segera mengatasi kemacetan dijalan – jalan Kabupaten Lamongan tersebut.

Adapun penulis berharap kemacetan dijalan – jalan Kabupaten Lamongan segera dapat diatasi. Hal ini bisa terjadi semisal dengan membanggun flyover (Jalan Layang) untuk kawasan – kawasan rawan kemacetan, dan solusi lainnya yang membuat Kabupaten Lamongan benar – benar siap menjadi daerah segitiga emas Jawa Timur.

Penulis adalah : Aktifis Masyarakat Transportasi Lamongan

LEAVE A REPLY