Hadapi MEA, Gedung Pamer Produk Unggulan Bojonegoro Diresmikan

261
Foto : Bupati Bojonegoro, Kang Yoto bersama Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subagyo, dan Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, serta Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto, saat peresmian Gedung Pamer Produk Unggulan, Dinas Koperasi dan UKM Bojonegoro, Senin (20/03/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Kang Yoto meresmikan Gedung Pamer Produk Unggulan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Bojonegoro yang terletak di Jalan Patimura Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (20/03/2017).

“Gedung pamer ini bisa dimanfaatkan seluruh pelaku UKM se- Bojonegoro. Dan selain untuk menjual produk, gedung ini bisa untuk pelatihan dan seminar guna meningkatkan skill dan pengetahuan dalam memahami selera pasar,” ujar Kang Yoto saat peresmian.

Kang Yoto menambahkan, UKM memegang peranan penting dan strategis dalam membangun perekonomian Nasional, karena keberadaan UKM ini juga membantu dalam menyerap tenaga kerja. Untuk itu, kita semua harus membantu perkembangannya

“Perkembangan UKM di Bojonegoro tumbuh pesat, hal ini tidak terlepas dari dukungan Pemkab dan perbankan, juga BUMN, BUMD, swasta, dan komunitas turut membantu untuk peningkatan skill dan kualitas Sumber Daya Manusianya,” tambah Kang Yoto.

Foto : Suasana Peresmian Gedung Pamer Produk Unggulan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (20/03/2017).
Foto : Suasana Peresmian Gedung Pamer Produk Unggulan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (20/03/2017).

Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Bojonegoro, Sudiaris Yuwono. Menurutnya, sejak berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2016 ini, menuntut para pelaku UKM harus bisa bersaing dengan para pengusaha dari negara ASEAN lainnya.

“Di era MEA ini, dukungan penuh dari Pemerintah, pelaku usaha besar, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendongkrak pertumbuhan dan daya saing UKM, supaya terus bertahan dan meningkatkan kualitas produk serta penjualannya,” imbuh Sudiaris Yuwono.

Sebagai salah satu cara mewujudkan dukungan tersebut, lanjut Sudiaris Yuwono. Gedung berlantai dua ini diisi kurang lebih oleh 126 pelaku UKM, dan lebih dari 3000 jenis produk dari setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro, serta akan terus dikembangkan lagi.

Diketahui, seiring besarnya populasi penduduk usia produktif tanpa dimbangi jumlah lapangan kerja yang tersedia. Hal ini memicu khususnya para pemuda termasuk di Bojonegoro menciptakan peluangnya sendiri dengan membuka bisnis, dan sebagian besar tergolong sebagai pelaku usaha sektor industri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). *[Bp]

 

LEAVE A REPLY