Gus Huda Tegaskan Pramuka Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro Konsisten Tegakkan NKRI

59
Foto : Dandim 0813 Kursus Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto saat membuka KMD di Gudep Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Senin (02/09/2019).
Foto : Dandim 0813 Kursus Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto saat membuka KMD di Gudep Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Senin (02/09/2019).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto membuka kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) di Gugus Depan (Gudep) Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Rosyid Kendal – Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (02/09/2019).

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari mulai tanggal 02 hingga 07 September 2019 ini diikuti 136 peserta, dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Kepramukaan dan meningkatkan kuantitas pembina Pramuka di pangkalan Gudep Ponpes setempat.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, menampung aspirasi, mengembangkan potensi bakat dan minat dalam kepramukaan. Selain itu juga, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas para calon pembina Pramuka,” ujar Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto dalam sambutannya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Rosyid, KH. Alamul Huda (Gus Huda) dalam sambutannya mengatakan, bahwa ketika negara Indonesia mulai reformasi, Pramuka sudah mulai goyah dengan adanya berbagai issue yang melanda. Namun Pramuka Gudep Al-Rosyid tetap konsisten dan bahkan menjadi eksistensi Ponpes.

“Sebelum Ponpes tersebut Al-Rosyid berdiri, yakni sebelum reformasi hingga sekarang, Pramuka Gudep Ponpes Al-Rosyid telah menjadi konsistensi dan eksistensi Ponpes. Karena apa, biar dunia berbagai macam cara dan organisasi manapun juga, kami tetap berbalutkan yang namanya merah putih. Semua kita lakukan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Gus Huda.

Gus Huda menambahkan, Pihaknya juga mengharapkan bahwa melalui pendidikan kepramukaan bisa menjadikan generasi muda tunas bangsa agar menjadi generasi yang bertanggungjawab, generasi yang mampu membina dan mengisi kemerdekaan serta membangun dunia yang lebih baik.

“Indonesia membutuhkan generasi muda penerus bangsa yang sejati, berkharakter kuat, ulet, tangguh dan cinta terhadap Negaranya. Sehingga, generasi ini mampu menghadapi berbagai tantangan dan ancaman,” pungkas Gus Huda menegaskan. *[Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY