Gandeng Yatim Mandiri dan AB Swalayan Bojonegoro, Mothercare Jatim Ceriakan Anak Yatim

237
Foto : Direktur CV. AB Bojonegoro, H. Bambang Hutomo (Kiri), dan Mothercare Jatim - JM PFK Pemprov Jatim Perwakilan Bojonegoro (Mimin Wanasari serta Emlya Ulfah), saat bersama para anak yatim, Selasa (12/06/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Mothercare Jatim – Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (JM PFK) Pemprov Jawa Timur (Jatim) Perwakilan Kabupaten Bojonegoro kembali menyantuni dan buka puasa bersama anak yatim.

Dalam acara yang bertema ‘Buka Puasa Ceria’ ini, Mothercare Jatim – JM PFK Pemprov Jatim Perwakilan Bojonegoro berkerjasama dengan CV. Amanah Bersama (AB) Bojonegoro, dan Yatim Mandiri (YM) Cabang Bojonegoro, serta Media Online Bengawanpost.

Direktur CV. AB Bojonegoro, H. Bambang Hutomo menyampaikan, kegiatan santunan ini rutin diadakan setiap bulan Ramadhan yang tujuannya untuk berbagi kasih kepada anak yatim, dan membahagiakan mereka walapun tanpa kehadiran seorang ayah.

“Ramadhan 1439 H / 2018 M ini, kami menyantuni 80 anak yatim Se- Kecamatan Kedungadem dan sekitarnya,” ujarnya kepada Bengawanpost usai santunan, di Aula AB Swalayan Desa / Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (12/06/2018) sore.

Bambang Hutomo menambahkan, selain santunan rutin setiap bulan Ramadhan, CV. AB Bojonegoro mempunyai binaan 250 anak yatim Se- Bojonegoro, dan mereka rutin diberikan beasiswa Rp.30.000/bulan oleh CV. AB Bojonegoro.

“Sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan taraf pendidikan para anak yatim. Maka sampai saat ini, kami membina 250 anak yatim Se- Bojonegoro dengan memberikan beasiswa Rp.30.000/bulan. Semoga hal tersebut bermanfaat,” tambah H. Bambang Hutomo.

Foto : Direktur CV. AB Bojonegoro, H. Bambang Hutomo didampingi Kepala Cabang YM Bojonegoro, Badrus Sholeh, saat sambutan acara ‘Buka Puasa Ceria’, Selasa (12/06/2018).

Sementara itu, Kepala Cabang Yatim Mandiri / YM Bojonegoro, Badrus Sholeh menyampaikan, terkait program pada bulan Ramadhan yang dilakukan YM Bojonegoro diantaranya bingkisan Ramadhan, buka bersama, dan zakat lingkungan.

“Sebagai wadah yang fokus memandirikan anak yatim, maka YM Bojonegoro didukung 4000an donatur untuk mewujudkannya. Seperti pemberian bingkisan dan buka bersama anak yatim ini dari CV. AB Bojonegoro dan Mothercare Jatim, serta Bengawanpost,” ucapnya.

Badrus Sholeh juga menyampaikan, beberapa program YM Bojonegoro diantaranya bidang pendidikan, pemberdayaan dan kesehatan. Selain itu, dirinya bersyukur atas pemberian nilai A dari BAZNAS kepada YM dalam kategori Lembaga Open Management

“Yatim Mandiri yang bergerak dalam bidang pendidikan, pemberdayaan dan kesehatan ini Alhamdulillah, diberi nilai A oleh BAZNAS dalam kategori Lembaga Open Management,” ungkap Badrus Sholeh penuh keyakinan.

Foto : Perwakilan Yatim Mandiri Bojonegoro, Kak Budi, saat menghibur para anak yatim dengan boneka kocaknya, di Aula AB Swalayan Desa / Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (12/06/2018).

Masih dalam kesempatan ini, Mimin Wanasari, selaku Perwakilan Mothercare Jatim menyampaikan, kegiatan acara santunan anak yatim dan buka bersama (Bukber) puasa Ramadhan 1439 H / 2018 M ini, merupakan acara putaran ketiga yang dilakukan oleh fihaknya.

“Acara ini putaran ketiga. Jadi Alhamdulillah pada Ramadhan 1439 H / 2018 M ini, Mothercare Jatim – JM PFK Pemprov Jatim Perwakilan Bojonegoro telah menyantuni 180 anak yatim Se- Bojonegoro berupa alat tulis dan jilbab. Semoga santunan tersebut berkah,” tuturnya.

Dijelaskannya, Mothercare Jatim memiliki binaan KRTP (Kepala Rumah Tangga Perempuan) yang menjadi sasaran program JM PFK Pemprov Jatim 2018. Sedangkan para KRTP tersebut mempunyai anak yang kondisinya pun memerlukan santunan. Berlatar belakang itulah, maka diharapkan dengan kegiatan tersebut bisa mengentaskan kemiskinan KRTP.

“Terima kasih kepada Yatim Mandiri Bojonegoro, CV. AB Bojonegoro, dan Bengawanpost, serta semua donatur atas kerjasamanya dalam menyantuni anak yatim kali ini, semoga kerjasama ini bisa berlanjut di bulan-bulan berikutnya,” harap Mimin Wanasari.

Disampaikannya pula, bahwa Mothercare Jatim merupakan sebutan untuk para pendamping Program JM PFK Pemprov Jatim. Sedangkan Program JM PFK Pemprov Jatim sendiri telah mendapatkan beberapa penghargaan baik Nasional maupun Internasional.

“Program JM PFK Pemprov Jatim ini dapat beberapa penghargaan, yakni pada tahun 2016 sebagai Best 99 Sinovik dari Kemenpan RI, lalu  tahun 2017 sebagai Finalis UNPSA, dan pada tahun 2018 sebagai penerima penghargaaan UNPSA (United Nation Public Service Award / Penghargaan Pelayanan Publik PBB),” terang Mimin Wanasari penuh semangat.

Perlu diketahui, dalam acara ini terlihat para anak yatim yang hadir sangat ceria. Hal itu dikarenakan selain mendapat bingkisan, mereka dihibur dongeng boneka kocak penuh makna oleh Kak Budi dari perwakilan Yatim Mandiri Bojonegoro. *[Min / Bp]

LEAVE A REPLY