Cegah Korupsi, Maba Unigoro Dikuliahi KPK RI

123
Foto : Dikyanmas - Deputi Pencegahan KPK RI , Muhammad Indra Furqon saat berikan penyuluhan anti korupsi di Unigoro, Sabtu (21/09/2019).
Foto : Dikyanmas - Deputi Pencegahan KPK RI , Muhammad Indra Furqon saat berikan penyuluhan anti korupsi di Unigoro, Sabtu (21/09/2019).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Guna mewujudkan Indonesia bebas dari korupsi, Dikyanmas (Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat) – Deputi Pencegahan KPK RI (Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia), Muhammad Indra Furqon memberikan penyuluhan anti korupsi kepada ratusan mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) peserta Masa Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (MPKKMB) / Ospek Tahun Akademik. 2019/2020.

“Untuk mencegah timbulnya mentalitas korupsi di usia muda. Kami di Unit Pencegahan KPK sebetulnya tidak kalah kuatnya dengan unit penindakan. Jadi kami ini ingin membentuk generasi berikutnya atau generasi muda yang punya integritas. Kami bekerja memberikan penyuluhan serentak dari jenjang TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, supaya kedepan  calon-calon pemimpin di seluruh birokrat punya integritas,” ucap Muhammad Indra Furqon saat memberikan penyuluhan di Kampus Unigoro, Sabtu (21/09/2019).

Muhammad Indra Furqon juga menyampaikan, mahasiswa baru penting diberikan wawasan tentang pencegahan korupsi. Kata dia, kaum milenial harus meningkatkan integritas. Setelah punya integritas, mereka harus salurkan melalui media sosial dan kegiatan-kegiatan positif lainnya.

“Mahasiswa jangan hanya bicara infotainment aja, jangan bicara hoax aja. Tetapi bicaralah tentang integritas, keadilan, kejujuran, dan anti korupsi,” harap Muhammad Indra Furqon.

Muhammad Indra Furqon juga menerangkan, untuk pencegahan korupsi sejak dini, KPK tengah menyiapkan regulasi pendidikan anti korupsi dan integritas masuk di mata pelajaran sekolah mulai jenjang SD sampai Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.

”KPK sudah masuk lewat Kemenristek Dikti dan Kemenag untuk menyiapkan regulasi agar pendidikan pencegahan Korupsi masuk dalam kurikulum mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi, sebentar lagi regulasinya segera terbit,” terang Muhammad Indra Furqon.

Sementara itu, menanggapi revisi Undang-Undang KPK oleh Pemerintah dan DPR RI, Muhammad Indra Furqon menolak keras.

“Jelas kami menolak tentang RUU itu. Selama ini apakah KPK kurang efektif dan efisien, kalau iya dimana? Kenapa harus KPK yang dirubah RUU-nya, katanya memperkuat? KPK dibentuk untuk apa? Tentu ya untuk memperkuat birokrat, tetapi kenapa KPK sudah kuat malah direvisi? Kan aneh. Udah gitu terburu-buru,” tegas Muhammad Indra Furqon.

Foto : Dikyanmas – Deputi Pencegahan KPK RI, Muhammad Indra Furqon saat berikan penyuluhan anti korupsi kepada ratusan maba peserta MPKKMB Unigoro TA. 2019/2020, Sabtu (21/09/2019).

Masih dalam kesempatan ini, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso, M.Si. dalam sambuatnnya menjelaskan, pihaknya sengaja mengundang KPK RI agar mahasiswanya punya integritas, punya rasa kejujuran dan tanggung jawab tinggi.

“Ya, bagian dari membangun integritas mahasiswa kami. Jadi dua tahun ini kita adakan pengenalan kampus dengan materi anti korupsi dengan tujuan ada integritas bagi mahasiswa baru untuk peduli terhadap lingkungan, dan negara,” jelas Arief Januwarso, M.Si.

Ditambahkannya, selain materi anti korupsi juga diberikan materi anti narkotika serta terorisme. Materi-materi penting tersebut akan terus diberikan kedepannya kepada mahasiswa baru Unigoro.

“Kegiatan seperti MPKKMB atau pengenalan kampus ini akan terus ada setiap tahunnya dengan narasumber yang berbeda seperti Kapolres, Dandim untuk mengisi wawasan kebangsaan,” pungkas Arief Januwarso, M.Si. *[Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY