Cegah Bahaya Narkoba, Kodam V/Brawijaya Berikan Penyuluhan di Kodim Bojonegoro

65
Foto : Suasana Bintal dan Luhkum dari Kodam V/Brawijaya kepada Keluarga Besar Kodim 0813 Bojonegoro, Senin (11/09/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Ratusan Anggota TNI, ASN dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro menerima pembekalan materi Pembinaan Mental (Bintal) dan Penyuluhan Hukum (Luhkum) dari Kodam V/Brawijaya, Senin (11/09/2017).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ahmad Yani Makodim 0813 Bojonegoro ini, dihadiri Dandim 0813 Letkol Inf M. Herry  Subagyo, Waka Bintal Dam V/Brawijaya Letkol Inf R. Wisnu Wardhana, Kasdim 0813 Mayor Inf Widodo, dari Penyuluhan Hukum Dam V/Brawijaya Kapten Cpm Yudha dan Ketua Persit KCK beserta Pengurus.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo menyampaikan bahwa setiap anggota TNI, ASN, dan Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro harus mentaati hukum yang berlaku di Indonesia. Dan mewujudkan hal tersebut maka tentunya harus memahami dulu dasar-dasar hukum yang ada, sehingga setiap Prajurit, ASN dan Persit memiliki batasan dalam bertindak secara proporsional dan profesional guna mendukung tugas pokok TNI.

“Maksud dari penyuluhan Hukum ini untuk memberikan pemahaman bagi setiap Prajurit, Persit dan PNS dalam meningkatkan disiplin. Sebagai bekal dalam mendukung dan menjalankan pelaksanaan tugas sehari-hari, agar terhindar dari hukuman disiplin maupun hukuman pidana,” ungkap Letkol Inf M. Herry Subagyo.

Sementara itu Waka Bintal Dam V/Brawijaya, Letkol Inf Wisnu Wardhana  dalam sambutannya mengatakan terkait perkembangan sejarah ideology bangsa Indonesia yang berawal dari kehidupan animisme dan dinamisme sampai saat ini berideologi Pancasila.

“Perkembangan Ideologi bangsa Indonesia pernah berorientasi pada ajaran Hindu-Budha, lalu masa kesultanan Islam dengan ideologi yang berdasar pada akidah agama Islam. Selanjutnya di masa penjajahan, dengan ideologi kolonialismenya. dan terakhir ketika negeri ini sudah bernama Indonesia, dengan ideologi Pancasila,” terangnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf R. Wisnu Wardhana menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat yang hidup dalam setiap fase ideologi tersebut, menganggap bahwa apa yang ia yakini adalah yang paling benar, dan berusaha mempertahankannya.

“Akhir-akhir ini banyak problematika yang mengusik Pancasila sebagai ideologi bangsa, Faham komunisme, dan banyak problematika bermunculan di seluruh wilayah NKRI. Seperti narkoba dan lainnya. Hal ini akan sangat membahayakan bagi generasi penerus bangsa dimasa yang akan datang,” ujar Letkol Inf R. Wisnu Wardhana menjelaskan.

Sebagai generasi penerus bangsa, lanjut Letkol Inf Wisnu Wardhana berharap kita mampu untuk mempertahankan ideologi Pancasila dan menurunkan pengamalan nilai-nilai Pancasila itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Bekali generasi muda, anak-anak kita dengan perilaku dan karekteristik Pancasila. Berikan pengertian dan pemahaman tentang makna dan arti yang terkandung didalamnya, agar NKRI tetap berdiri kokoh dibawah falsafah Pancasila,” pungkas Waka Bintal Dam V/Brawijaya Letkol Inf Wisnu Wardhana. *[Bp]

LEAVE A REPLY