Catatan Letkol Inf Herry Subagyo Saat Bersama Mentan RI

598
Foto : Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Hj. Mahfudhoh Suyoto bersama Ketua Persit KCK Kodim 0813 Bojonegoro, Ny. Santi M. Herry Subagyo, saat menerima bantuan secara simbolis dari Mentan RI, DR. Andi Amran Sulaiman, di Panen Raya Desa Samberan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (08/03/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Dandim 0813 / Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subagyo, mengatakan pelaksanaan kegiatannya, Rabu (08/03/2017) dimulai Pukul 08.20 WIB sampai dengan Pukul 10.00 WIB, berlangsung lancar.

“Telah dilaksanakan kunjungan kerja Menteri Pertanian RI, DR. Andi Amran Sulaiman beserta rombongan dalam rangka panen raya dan serap gabah petani, di Desa Samberan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,” katanya.

Adapun rangkaian kegiatan di Pukul 07.15 WIB Mentan RI beserta rombongan dari Hotel Aston Menuju rumah dinas Bupati Jalan Mastumapel. Pukul 07.20 WIB, Mentan RI beserta rombongan tiba di rumah dinas Bupati dan melaksanakan makan pagi.

Pukul 07.40 WIB. Mentan RI beserta rombongan dari rumah dinas bupati menuju lokasi Desa Samberan Kecamatan Kanor. Pukul 08.20 WIB, Mentan RI beserta rombongan tiba lokasi panen raya dan serap gabah petani di Desa. Samberan.

Foto : Mentan RI, DR. Andi Amran Sulaiman saksikan panen raya memakai mesin combine, di Desa Samberan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (08/03/2017).
Foto : Mentan RI, DR. Andi Amran Sulaiman saksikan panen raya memakai mesin combine, di Desa Samberan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (08/03/2017).

Pukul 08.25 WIB. Mentan RI didampingi Forpimda Bojonegoro melaksanakan panen raya secara simbolis memakai mesin combine, dilanjutkan transaksi Pukul 08.40 WIB, do’a oleh Syafrudin, Kepala KUA Kecamatan Kanor.

Pukul 08.45 WIB. Sambutan selamat datang oleh Bupati Bojonegoro, Kang Yoto terima kasih banyak atas kedatangan Mentan RI. Kang Yoto juga menyampaikan, bahwa penyerapan pupuk Bojonegoro tertinggi di banding wilayah lain, akan tapi hasilnya sebanding bahkan melebihi target hasil panennya. Disebutnya masyarakat Bojonegoro semangat untuk bertani di tambah harga gabah dibeli dengan harga tinggi dan adanya asuransi petani.

Pukul 08.58 WIB. Sambutan Wahyu Suparyono, Direktur Perum Bulog. Dia menjelaskan Bulog selaku operator pemerintah menyerap gabah selama ini sesuai HPP dan kualitas yang ditetapkan pemerintah Kementan RI No. 03 tahun 2017. Selama kadar air di bawah 20 persen, Bulog tidak ada alasan tidak membeli beras gabah petani, apabila ada subdivre ketahuan berbuat nakal akan langsung dipecat.

Pukul 09.05 WIB. Sambutan Aster Kasad Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, menjelaskan kenapa TNI hadir. Dijawabnya karena membantu program pemerintah sesuai dengan arahan Kasad maupun panglima.

Pukul 09.12 WIB. Sambutan Ahmad Nawardi (Anggota Komite II DPD-RI), yang intinya mengatakan apa yang dilakukan Mentan RI sangat luar biasa dengan bantuan alatnya untuk meningkatkan produksifitas hasil panen padi, bahkan Mentan RI langsung turun ke lapangan untuk melihat maupun mendengar keluhan petani.

Foto : Mentan RI, DR. Andi Amran Sulaiman saat serahkan bantuan benih polowijo kepada para petani, di Desa Samberan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (08/03/2017).
Foto : Mentan RI, DR. Andi Amran Sulaiman saat serahkan bantuan benih polowijo kepada para petani, di Desa Samberan Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (08/03/2017).

Pukul 09.27 WIB. Sambutan Mentan RI, dijelaskannya Bupati Bojonegoro sangat luar biasa karena telah membuat 1000 embung, karenanya Mentan RI akan menerapkannya di seluruh indonesia.

Mentan RI juga menyampaikan, pemerintah tidak ingin mendengar ada lagi petani dibeli gabah di bawah Rp 3700 yang telah di tentukan pemerintah. Karenanya Kementan turun langsung di lapangan.

Selanjutnya Mentan RI berharap PPL jangan kecil hati dan jangan pernah berhenti berkarya, karena dirinya mengusahakan yang umur 35 tahun ke atas dan sudah melaksanakan tes PPL, mudah mudahan akan segera diangkat menjadi PNS.

Mentan RI juga meminta Kadistan Bojonegoro, bisa mengatasi masalah air untuk lahan pertanian yang masih kekurangan dengan mesin air.

Pukul 09.55 WIB. Penyerahan bantuan benih cabe, benih jagung, kedelai, alat penetas dan traktor secara simbolis kepada Ketua PKK dan kelompok tani oleh Mentan RI.

Terakhir pada Pukul 10.15 WIB. Giat panen raya dan Sergap selesai dengan tertib dan aman. Selanjutnya Mentan RI beserta rombongan meninggalkan lokasi menuju Kabupaten Ngawi. *[Bp]

LEAVE A REPLY