Produsen Benih Ditantang Bupati Fadeli Sediakan Padi Hibrida

288
Foto : Bupati Lamongan, H. Fadeli saat panen padi hibrida di Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Rabu (20/03/2019).

Bengawanpost. com, Lamongan – Tahun ini pengunaan benih padi jenis hibrida di Kabupaten Lamongan mencapai 11.550 hektare, dengan 500 sebanyak hektare diantaranya berada di Kecamatan Sugio. Sementara capaian luas tanam padi secara keseluruhan tahun lalu diatas 157 ribu hektare.

Padahal dengan perlakuan yang sama dengan padi jenis inhibrida, produktivitas jenis hibrida jauh lebih tinggi. Hal tersebut terlihat dari hasil panen raya padi hibrida di Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan yang produktivitasnya mencapai rata-rata 11,6 ton perhektare. Bandingkan dengan jenis inhibrida yang rata-rata 7,3 hingga 7,5 ton perhektare.

“Jika produksi berlipat lebih tinggi, tentunya memberi keuntungan yang lebih bagi petani. Harapannya, kesejahteraan petani semakin meningkat. Sebagaimana yang tergambarkan dari terus meningkatnya nilai tukar petani di Lamongan, “ ujar Bupati Fadeli usai melakukan panen raya padi hibrida di Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Rabu (20/03/2019).

Ditambahkannya, setelah sukses menerapkan perlakukan pertanian modern untuk komoditas jagung, kini padi juga akan disasar dengan perlakuan serupa. Salah satunya dengan penggunaan benih unggul.

Karena itu dia cukup optimis, kedepannya bakal semakin banyak petani Lamongan yang mau menanam padi jenis hibrida. Di sisi lain, dia berharap jangan sampai nanti saat petani semakin banyak yang mau menanam padi hibirida, benihnya sulit dicari.

“Kalau kita bisa 11 ton lebih dengan padi hibrida, kenapa masih menanam yang 7 ton bahkan kurang,” kata Bupati Fadeli menambahkan.

Penting diketahui, NTP Lamongan tahun 2018 sebagaimana disebutkan Bupati Fadeli berada di angka 104,7. Naik dibandingkan tahun 2014 yang masih berada di posisi 102,18. *[Fer / BP]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY