Bu Yoto : Kader TP PKK Harus Menjadi Solusi Problematika

755
Foto : Ketua TP PKK Bojonegoro, Hj. Mahfudhoh Suyoto, saat melantik 9 Ibu Ketua TP PKK Kecamatan Se- Kabupaten Bojonegoro, Jumat (13/01/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro, Dra. Hj. Mahfudhoh Suyoto, M.Si., melantik 9 Ibu Ketua TP PKK Kecamatan Se- Kabupaten Bojonegoro, Jumat (13/01/2017). Adapun  yang dilantik yakni Ibu Ketua TP PKK Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Purwosari, Trucuk, Sugihwaras, Sekar, Kedewan, Malo dan Sukosewu.

Ketua TP PKK Bojonegoro, Hj. Mahfudhoh Suyoto menyampaikan, banyak perempuan yang tidak berkesempatan seperti kita, karenanya pengabdian dan tanggungjawab ini adalah kesempatan untuk berkiprah. Apalagi kita TP PKK adalah mitra pemerintah memiliki peran yang luar biasa untuk membangun masyarakat kita.

“Kerja PKK sebagai mitra pemerintah, jangan kalah dengan kerja para camat. kalau bisa harus lebih. Karena banyak perempuan yang tidak berkesempatan seperti kita, sehingga kita harus selalu memberi manfaat bagi masyarakat, tak hanya keluarga kita saja. Seperti peran kader PKK dalam menyusun data darwis belum lama ini,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Bu Yoto. Maka sebagai kader PKK atau Ketua TP PKK, haruslah selalu perkuat diri dan fisiknya, karena kedepan akan menghadapi banyak masalah. Jika kita putus asa dan mengeluh, maka akan terasa berat. Sekali lagi, usahakan kita jangan pernah mengeluh agar kekecewaan tidak datang.

“Dalam menghadapi masalah jangan pernah berputus asa dan mengeluh, karena ini adalah kewajiban, tanggungjawab dan pengabdian kita sebagai kader PKK atau Ketua TP PKK. Dengan sikap demikian, maka kita akan senantiasa mencari cara dan solusi  atas permasalahan yang dihadapi oleh warga,” imbuh Bu Yoto.

Selain itu, Bu Yoto dihadapan Ketua TP PKK Kecamatan yang baru ini, berpesan tentang 5 hal yang menjadi acuan dalam menjalankan perannya di masyarakat. Yakni berperan dalam peningkatan perekonomian masyarakat, pendidikan, kesehatan, keagaamaan serta bagaimana mewujudkan keharmonisan keluarga.

“PKK harus mengambil barisan terdepan dalam membantu warga masyarakat Bojonegoro. Buku dawis yang sudah kita susun adalah alat dan bukti nyata untuk membantu masyarakat kita dari berbagai sisi. Buku dawis ini akan memunculkan kreatifitas, untuk mendukung pertumbuhan dan ekonomi kerakyatan,” pesannya.

Diakhir sambutannya, Ibu Hj Mahfudhoh mengingatkan agar para Ibu Ketua TP PKK agar segera menyatukan langkah bergerak bersinergi. Tak ada kata baru namun segera menselaraskan gerak PKK. Terkait lomba penyuluhan untuk di galakkan jangan berhenti karena penyuluhan media mencerdaskan seluruh lapisan masyarakat. *[Bp]

LEAVE A REPLY