BPS Mengelar Rapat Evaluasi SE 2016

445
Foto : Rapat Evaluasi SE 2016 BPS Bojonegoro

Bojonegoro – Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro bersama BPS Jawa Timur menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan SE 2016 tahap satu, di ruang C lantai II Hotel Dewarna (Kamis, 19/05/2016) siang. Evaluasi ini dihadiri Asisten I Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito, Deputi statistik Distribusi dan Jasa BPS Jawa Timur, Sasmito Hadi Wibowo, hadir juga Anna Mu’awanah dari komisi XI DPR RI, Kepala Desa dan Camat se-Bojonegoro, beberapa pengusaha di Bojonegoro serta petugas Koordinator Kecamatan SE 2016.

Dalam pembukaan Rapat Evaluasi, Djoko Lukito, Asisten 1 Bagian Pemerintahan Pemkab Bojonegoro mengungkapkan “Kita bersama, mulai dari petugas lapangan, koordinator, serta kepala desa maupun camat terus bersinergi agar kegiatan SE 2016 dapat berjalan lancar, dan hasilnya bisa menjadi sumber data yang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, khususnya untuk dasar mengambil keputusan yang baik. Serta yang terpenting sensus ini tidak ada kaitanya dengan pajak, yakinkan itu masyarakat,” ujar Djoko sapaan akrabnya.

Pernyataan tersebut dipertegas Iswanto dari BPS Bojonegoro, bahwa tujuan Evaluasi ini untuk koordinasi dan evaluasi kinerja selama kurang lebih separo perjalanan, yang dijadwalkan 1 mei sampai 31 mei, “SE di Bojonegoro ini Sampai tanggal 18 mei ini baru 54%, dan dengan evaluasi ini bersama Koseka, Camat dan Kepala Desa, agar mensosialisasikan kepada warga untuk bekerjasama dalam kegiatan SE 2016 ini,” kata Iswanto.

Sementara itu Sasmito Hadi Wibowo selaku Deputi BPS Jawa Timur memaparkan, ‚ÄúTahun 2011-2015 laju pertumbuhan PDB triwulanan indonesia melambat 4.92, kalau melihat trendnya menurun, mengerikan juga ya. Untuk itu sampai kapan pun kita akan jaga informasi dari kegiatan SE ini,” tuturnya

Rapat Evaluasi SE 2016 dimulai jam 13.00 akhirnya berakhir jam 16.00, dan harapannya hasilnya dapat ditindak lanjuti semua fihak agar SE 2016 berjalan sukses dan ini bisa menjadi sumber data yang akurat dalam mengambil suatu keputusan-keputusan kebijakan. Hal ini dipesankan Anna Mu’awanah dari komisi XI DPR RI kepada seluruh petugas SE 2016, “Mari kita warning diri kita sendiri agar data yang kita gali di lapangan dapat akurat,” Pungkasnya. [Wan/Id]

LEAVE A REPLY