Bojonegoro Menyapa Dunia Lewat Festival Film Se- Jatim 2019

167
BEJaFF 2019
BEJaFF 2019

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Festival Film Se- Jawa Timur bertajuk “Bojonegoro East Java Film Festival” (BEJaFF) yang diadakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Guyub Reksa Dana – Desa Sukorejo, Kecamatan / Kabupaten Bojonegoro bersama Blogger dan RTIK (Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi) Bojonegoro telah digelar pada 01 Agustus – 01 September 2019.

Direktur Utama BUMDesa Guyub Reksa Dana, Kuzaini menjelaskan, bahwa BEJaFF yang bertema “Pesona Budaya Jawa Timur” ini, bertujuan untuk menggali kreator film dan menggairahkan kembali perfilman di Jawa Timur. Selain itu juga untuk mengangkat berbagai potensi seni budaya serta sumber daya alam di Jawa Timur guna mendongkrak kunjungan wisata Jawa Timur, serta sebagai sarana promosi produk-produk BUMDesa.

Dia menjelaskan, kegiatan festival film Se- Jawa Timur ini merupakan kegiatan pertama BUMDesa Guyub Reksa Dana dalam dunia perfilman. Dan perfilman merupakan salah satu sub sektor industri kreatif yang sedang digalakkan pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

“Melalui Bojonegoro East Java Film Festival (BEJaFF), kita harapkan munculnya sineas-sineas baru di Jawa Timur. Dan kami bertekad menjadikan event Bojonegoro East Java Film Festival sebagai agenda tahunan,” kata pria yang akrab dipanggil Kang Zen ini.

Menurut Kang Zen, event Bojonegoro East Java Film Festival ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk menjual barang-barang produk BUMDesa. Misalnya, kuliner, camilan tradisional, kraf dan batik.

“Kami juga akan menggelar pasar rakyat. Bagi BUMDesa yang telah berjejaring disediakan stand untuk menjual produk-produknya,” jelasnya.

Kang Zen menambahkan, event Bojonegoro East Java Film Festival dijadikan satu rangkaian dengan kegiatan tahunan Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo dalam memperingati Bulan Suro. Ada dua kegiatan rutin yang telah dilaksanakan Pemdes Sukorejo, yaitu pagelaran wayang kulit semalam suntuk dan kegiatan religi Sukorejo bersholawat.

“Semua kegiatan akan dilaksanakan di dua tempat yang berada dalam satu kawasan, yakni di lapangan Singonoyo dan gedung SSC (Sukorejo Sport Centre),” kata Kuzaini, sembari menambahkan untuk menyelenggarakan BEJaFF pihaknya akan menggandeng sponsorship di berbagai wilayah di Jawa Timur.

Sementara itu Ketua RTIK Bojonegoro, Rifaun Naim menuturkan, salah satu tujuan digelarnya BEJaFF adalah untuk menumbuh kembangkan komunitas perfilman dan sineas-sineas berbakat.

“Melalui event BEJaFF diharapkan ada produser dan investor film asian yang akan membuat film di Bojonegoro,” tutur Rifaun Naim. *[Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY