Bersama Dinkes Bojonegoro, TMMD Ke-100 Sosialisasikan Imunisasi dan PTM

192
Foto : Jajaran UPTD Puskesmas Margomulyo saat penyuluhan kesehatan dalam kegiatan TMMD Ke- 100 Kodim 0813 Bojonegoro, di Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (05/10/2017) siang.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di Balai Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (05/10/2017) siang. Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke- 100 Kodim 0813 Bojonegoro berkerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro menggelar sosialisasi Imunisasi dan Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada masyarakat setempat.

Kepala Desa (Kades) Meduri, Hariyono, menyampaikan bahwa sosialisasi PTM hasil kerjasama dengan Dinkes ini merupakan salah satu sasaran non fisik pada kegiatan TMMD Ke- 100 dalam bidang kesehatan yang menyasar kepada masyarakat Desa setempat.

“Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui jenis-jenis Imunisasi dan PTM. Selain itu juga agar masyarakat tahu bagaimana langkah preventifnya sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan kuat,” ujar Hariyono.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Margomulyo dr. Mulyono mengungkapkan bahwa, betapa pentingnya pengetahuan dan pemahaman bagi masyarakat tentang Imunisasi dan PTM. Karena hal tersebut merupakan modal dalam menciptakan sebuah kehidupan yang sehat. Selain itu juga untuk menyiapkan anak-anak, menjadi generasi yang sehat dan berkualitas.

“Urgenitas Imunisasi bagi para balita memiliki dampak yang positif di masa depan, mereka akan memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit sehingga dalam aktivitasnya tidak mengalami hambatan yang berarti,” ungkap dr. Mulyono.

Ditambahkan, dengan diadakannya penyuluhan tentang Imunisasi dan PTM, diharapkan masyarakat bisa mengenal tanda, gejala, dan penatalaksanaan tentang penyakit tersebut. Sehingga dapat mengurangi resiko penyakit bertambah parah atau bahkan mengurangi resiko kematian dengan bertindak lebih cepat, tepat dan akurat.

“Harapannya, dengan pengetahuan yang didapatkan ini, semoga bisa ditularkan minimal kepada keluarga dan masyarakat dekat tempat tinggal masing-masing warga,” pungkas dr. Mulyono. *[Bp]

LEAVE A REPLY