Berharap Jualan Lagi di Sekolahan, Kopling Bojonegoro Gelar Musyawarah Akbar

464
Foto : Suasana Musyawarah Akbar Kopling Bojonegoro, di Desa Sitiaji, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (13/10/2018) malam.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Sebanyak 135 orang pedagang keliling Se- Kabupaten Bojonegoro yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Keliling (Kopling) Bojonegoro mengadakan Musyawarah Akbar, di Desa Sitiaji, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (13/10/2018) malam.

Musyawarah tersebut dihadiri pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, H. Sukur Priyanto, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Agus Haryana, dan Dinas Kesehatan Kecamatan Sukosewu, Hariono, serta Kepala Desa Sitiaji, Imam Malik.

Ketua Kopling Bojonegoro, Tugimin menyampaikan, bahwa musyawarah ini sebagai wadah bagi para pedagang keliling yang belakangan ini merasa terpojokan, karena banyaknya sekolahan yang tutup tidak memperbolehkan mereka berjualan sehingga mereka terancam gulung tikar.

“Dalam musyawarah ini, kita menghadirkan fihak – fihak terkait dengan permasalahan pedagang keliling. Harapannya agar berkenan menjembatani semua aspirasi dan keluh kesah dari Kopling Bojonegoro,” ujar Tugimin dalam sambutannya.

Menanggapi permasalahan yang disampaikan Kopling Bojonegoro. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, H. Sukur Priyanto akan memperjuangkan para pedagang keliling dapat berjualan lagi di sekolahan.

“Kami akan menghimbau sekolahan agar tidak melarang pedagang keliling untuk berjualan di sekolahan. Dan kepada para pedagang keliling juga harus berkomitmen bahwa makanannya layak dikonsumsi dengan tidak mengandung zat-zat berbahaya,” tandas H. Sukur Priyanto.

Sementara itu. Dinas Kesehatan Kecamatan Sukosewu, Hariono yang turut hadir juga akan membantu mengawasi secara berkala olahan dagangan pedagang keliling. Hal itu untuk memastikan makanan yang diproduksi layak untuk dikonsumsi dan tidak mengandung zat-zat yang berbahaya.

“Dinas Kesehatan akan membantu memastikan makanan yang diproduksi pedagang keliling layak dikonsumsi masyarakat. Caranya dengan memberikan stiker kepada setiap gerobak milik pedagang keliling yang lulus verifikasi,” ucap Hariono.

Selain mewujudkan makanan yang sehat, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Agus Haryana merespon baik diadakannya musyawarah tersebut dengan akan membantu pinjaman modal untuk pedagang keliling yang sudah mempunyai Kartu Tanda Anggota (KTA) Kopling Bojonegoro yang di bagikan diakhir musyawarah itu. *[Gus / Bp]

LEAVE A REPLY