BEKRAF Indonesia Apresiasi Ekonomi Kreatif Bojonegoro

474
Foto : Kepala BEKRAF RI, Ricky Pesik bersama Bupati Bojonegoro, Kang Yoto dan Dra. Hj Mahfudhoh Suyoto saat pertemuan BEKRAF RI dengan Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di ruang rapat Lantai 4 Gedung baru Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (1/11/2016). Pemkab Bojonegoro menggelar pertemuan dengan Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (BEKRAF RI).

Pertemuan yang diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pelaku Ekonomi Kreatif, mulai dari gerabah hingga Batik Bojonegoro ini, untuk mengembangkan Ekonomi Kreatif di Bojonegoro agar semakin unggul.

“Kita harus membuat terobosan terbaru, agar Ekonomi Kreatif di Bojonegoro semakin unggul dan jumlahnya meningkat serta pangsa pasarnya harus lebih luas,” kata Bupati Bojonegoro, Kang Yoto saat membuka acara.

Selain itu Wakil Kepala BEKRAF RI, Ricky Joseph Pesik yang turut hadir menyampaikan apresiasinya atas perkembangan Ekonomi Kreatif di Bojonegoro. Menurutnya, Bojonegoro memiliki daya saing yang sangat bagus dengan daerah lainnya.

“Berkat kreatifitas kalian, maka banyak potensi yang ada di Bojonegoro ini bisa dimanfaatkan dan mempunyai nilai jual tinggi. Hal ini, sejalan dengan program-program BERKRAF dalam memajukan Ekonomi Kreatif di Indonesia,” ujar Ricky.

Menurutnya, meski BEKRAF berdiri tahun 2015, namun bidang garapnya mulai dari aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi juga video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi juga radio.

“Untuk mendukung realisasi bidang garap BEKRAF tersebut, maka kami membentuk Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan, Deputi Akses Permodalan, Deputi Infrastruktur, Deputi Pemasaran, Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi, dan Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah,” jelasnya.

Lebih lanjut Ricky menuturkan bahwa berbagai Deputi yang ada, telah mempunyai program unggulan dalam memajukan Ekonomi Kreatif di Indonesia. Diantaranya ada program Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON), yang sudah dilakukan di berbagai Daerah di Indonesia.

Sementara itu, pertemuan berlangsung sangat interaktif. Bahkan saat dibuka sesi dialog, satu persatu pelaku Ekonomi Kreatif Bojonegoro mempresentasikan produknya, dan ada yang memberikan cinderamata kepada Bupati, sambil berharap ada kebijakan kongkret untuk kemajuan Ekonomi Kreatif di Bojonegoro. *[Bp]

LEAVE A REPLY