Bagaimana Nasib Penyuluh Perikanan Bantu

1725
Foto : Saat kordinasi FKPPBI usai hadiri rapat KKP dengan Komisi IV DPR RI.

Bengawanpost.com, Jakarta – Bertempat di ruang Komisi IV Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/10/2016). Sebanyak 350 orang dari Forum Komunikasi Penyuluh Perikanan Bantu Indonesia (FKPPBI) ikut menghadiri Rapat Kerja (Raker) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Komisi IV DPR RI.

Ketua FKPPBI, Nedy Iskandar menyampaikan hasil raker tersebut, bahwa pada November 2016, KKP akan mengumumkan pengurangan 1500 PPB dari 2500 PPB. Selanjutnya mereka akan dijadikan Enumerator / Pencacah, dengan hak yang didapat antara PPB dan Enumerator akan sama, namun yang berbeda adalah beban kerjanya.

“Meski dengan hak yang sama, namun keputusan tersebut sebenarnya meleset dan tidak sesuai harapan. Karena FKPPBI berharap tetap 2500 orang PPB dengan penambahan tugas Enumerator, tetapi KKP hanya menempatkan 1000 PPB saja pada TA. 2017, dan selebihnya 1500 eks PPB akan menjadi Enumerator,” ujarnya.

Lebih lanjut Nedy Iskandar menjelaskan bahwa untuk menyikapi keputusan tersebut, maka FKPPBI akan melakukan konsolidasi guna menentukan langkah tindak lanjutnya, “Untuk itu, FKPPBI akan terus kawal keputusan ini dan tanyakan kepada KKP. Karena kedepan, tidak tau siapa yang di PPB dan siapa yang Enumerator,” pungkasnya. *[Mu/Red]

LEAVE A REPLY