Apresiasi Pendonor Darah Aktif, Pak Mul Serahkan Piagam Penghargaan

427
Foto : Sekdakab Bojonegoro, Pak Mul saat menyerahkan piagam penghargaan donor darah sukarela, di Kantor PMI Kabupaten Bojonegoro, Selasa (07/11/2017) pagi.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang kepeduliannya tinggi terhadap kemanusiaan. Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro memberikan piagam penghargaan donor darah sukarela Ke- 10, 25 dan 50 kali tahun 2017, yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bojonegoro, Soehadi Moeljono, MM. (Pak Mul).

Acara yang bertempat di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro Jalan Sawunggaling, Selasa ( 07/11/2017) pagi ini, diawali dengan peninjauan UTD PMI Kabupaten Bojonegoro oleh Sekdakab Bojonegoro, Pak Mul dengan didampingi pengurus PMI Bojonegoro. Selanjutnya sebelum menyampaikan sambutan, Pak Mul berkenan menyerahkan piagam penghargaan kepada pendonor 50 kali kepada 5 orang penerima.

Dalam sambutannya, Sekdakab Bojonegoro, Pak Mul menyampaikan, bahwa kerelaan untuk memberikan bantuan kepada sesama ini, tidak semua kita bisa melakukan hal mulia itu. Karenanya, Sekda  atas nama Pemerintah dan Rakyat Bojonegoro menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta ucapan terima kasih kepada para pendonor sukarela.

“Hal mulia seperti donor darah secara sukarela ini belum tentu bisa dilakukan oleh semua orang. Untuk itu, atas nama Pemerintah dan Rakyat Bojonegoro, kami sampaikan apresiasi dan penghargaan serta ucapan terima kasih kepada para pendonor yang selama ini dengan sukarela memberikan bantuan kepada sesama,” ujar Pak Mul.

Ditambahkan, dari tahun 2015 sampai 2017 angka kecelakaan lalu lintas di Bojonegoro selalu meningkat, 130 meninggal dunia akibat kecelakaan ditahun 2015. Bahkan yang meningkat lagi adalah pasien cuci darah. Hal ini menyebabkan kondisi kebutuhan darah per hari 60-80, sedangkan ketersediaan antara 80-100 kantong perhari. Hal tersebut berdasarkan data di RSUD Veteran Bojonegoro.

“Untuk memenuhi kebutuhan darah di Bojonegoro ini, kita harus mengajak relawan relawan baru untuk kemanusiaan. Kedepannya di UTD bahwa kita akan membangun lab darah berlantai 3 ditahun 2018 nanti. Kesiapan yang kita lakukan ini adalah untuk mewujudkan membantu dan membangun mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang aman dan nyaman,” ungkap Pak Mul.

Foto : Sekdakab Bojonegoro, Pak Mul dan Jajaran Pengurus PMI Kabupaten Bojonegoro bersama para penerima piagam penghargaan donor darah sukarela, di Kantor PMI Kabupaten Bojonegoro, Selasa (07/11/2017) pagi.

Selain itu, Pak Mul juga menyampaikan, bahwa PMI Bojonegoro akan menjadi percontohan adalah suatu membanggakan, namun hal utama adalah bagaimana PMI bisa memberikan layanan terbaik, juga membangun SDM, dan Infrastruktur harus diperhatikan. Khusus untuk membangun SDM, salah satunya adalah menggiatkan melalu Desa Siaga, dan menumbuhkan rasa saling peduli ditengah masyarakat.

“Untuk menumbuhkan rasa peduli dan empati adalah dengan menumbuhkan sejak dini kepada generasi muda salah satunya adalah PMI atau PMR. Salah satunya adalah dijenjang SD sudah diberikan suatu panduan tentang menumbuhkan rasa peduli dan menolong,” Kata Pria yang sudah mengabdi selama 35 Tahun di Pemerintahan Bojonegoro ini.

Sementara itu, Kepala PMI Cabang Bojonegoro, Herry Sudjarwo menyampaikan penghargaan ini adalah penghargaan kecil kepada para pendonor, penghargaan tertinggi tentunya adalah di akhirat kelak. Apalagi donor yang kita lakukan kita tidak pernah tahu untuk siapa, namun pada intinya adalah membantu mereka yang membutuhkan.

Dijelaskan, antara kebutuhan darah dengan permintaan darah senantiasa saling mengejar, apalagi kebutuhan darah utamanya penyakit tertentu seperti cuci darah dan bedah syaraf membutuhkan stok darah yang banyak.

“UTD PMI Bojonegoro ini menjadi rujukan bagi daerah sekitar. Sedang pilar PMI ini ditangan relawan, yakni pendonor dan KSR Perguruan Tinggi dan PMR dijenjang sekolah. Untuk itu, marilah kita bersama selalu berusaha menumbuhkan rasa peduli kemanusiaan utamanya kepada generasi muda,” imbuh Herry Sudjarwo seraya mengajak.

Masih dalam kesempatan ini, Kepala UTD PMI Bojonegoro, dokter Hernowo menyampaikan, penghargaan ini diberikan kepada Pendonor 10 kali sejumlah 108 orang, 25 kali terdapat 45 orang. Sedang pendonor 50 kali sebanyak 7 orang, dan pendonor 75 kali sejumlah 8 orang, serta  penghargaan diberikan kepada pendonor 100 kali sebanyak 9 orang *[Bp]

LEAVE A REPLY