Antusias Perangi Hoax, Masyarakat Bojonegoro Ikuti Seminar Cerdas Bermedia Sosial

299
Foto : Ketua Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto saat Seminar Cerdas Bermedia Sosial, di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (14/05/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat Bojonegoro dalam bidang technologi informasi, Relawan TIK Bojonegoro mengadakan Seminar bertajuk Cerdas Bermedia Sosial. digelar di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (14/05/2017).

Seminar ini menghadirkan beberapa pemateri diantaranya Ketua Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto pada sesi pertama, dan pemateri sesi kedua disampaikan oleh Ismail Fahmi, PhD, seorang pakar Medsos “Drone Emprit”, yang merupakan pengembang aplikasi asal Bojonegoro.

Ketua Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto dalam materinya secara gamblang menyampaikan, dibutuhkan kecerdasan dan etika dalam berinternet sehingga tercipta kondisi masyarakat Bojonegoro yang cerdas dan informatif.

Serius tapi santai, pemateri dari kota kembang, Jawa Barat tersebut mencontohkan beberapa fenomena dalam sosial media (Sosmed), misalnya berita Hoax yang kemudian diikuti bagaimana cara mengendalikan berita palsu tersebut.

“Untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan informatif di Bojonegoro, butuh kecerdasan dan etika dalam berinternet,”tutur ketua Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto.

Selanjutnya Ismail Fahmi, pemateri asal desa Kenep, Kecamatan Balen yang juga pendiri PT. Media Kernels Indonesia, menyampaikan materi tentang cerdas melawan virus hoax.

Menurut pengembang aplikasi drone emprit tersebut, pengguna sosial media harus memeriksa dahulu kebenaran dalam menerima berita, salah satunya melalui internet, media massa atau seseorang yang dianggap tahu.

“Sebelum menerima berita, periksa dulu kebenarannya,” jelas Ismail Fahmi,PhD.

Masih dalam kesempatan ini, Ketua Relawan TIK Bojonegoro, Rifaun Naim mengharapkan, masyarakat Bojonegoro dapat memanfaatkan medsos secara positif.

“Diharapkan dengan adanya seminar cerdas bermedia sosial, masyarakat bisa memanfaatkan medsos secara positif bagi masyarakat Bojonegoro,” kata ketua Relawan TIK Bojonegoro, Rifaun Naim kepada media disela-sela acara.

Sementara itu, seminar yang didukung oleh ExxonMobil Cepu Ltd ini dihadiri oleh ratusan peserta berlangsung meriah. Peserta tampak antusias  dan semangat mendengar penjelasan yang disampaikan oleh pemateri.

“Karena sekarang banyak sekali berita hoax yang beredar di Internet. Oleh karena itu saya ingin sekali belajar bagaimana mengendalikan berita hoax,” papar salah satu peserta Seminar Cerdas Bermedia Sosial asal Kecamatan Kalitidu, Zakia Bidayatun Nikmah usai acara. *[Bp]

LEAVE A REPLY