Akhirnya Fitroh Abadi Nahkodai BEM Unigoro 2017

822
Foto : Ketua BEM Unigoro terpilih, M. Fitroh Abadi (Tengah) bersama Rektor Unigoro, Slamet Kyswantoro, MM. (Batik biru) dan jajarannya, usai Penghitungan suara Pemira Ketua BEM Unigoro periode 2017 – 2018, Senin (17/04/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di gedung Mayor Sogo komplek Universitas Bojonegoro (Unigoro) Jl. Lettu Suyitno 02 Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (17/04/2017) telah digelar penghitungan suara Pemilihan Raya (Pemira) Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unigoro periode 2017 – 2018.

“Ada 2 kandidat yang maju dalam Pemira Ketua BEM Unigoro yang tahap pelaksanaannya sejak tanggal 23 Maret 2017. Yakni M. Fitroh Abadi dari mahasiswa Fakultas Hukum, dan Akbar Mubarok dari Mahasiswa Fakultas Teknik. Adapun jumlah partisipasi pemilihnya sebanyak 1427 mahasiswa,” ujar panitia Pemira, Akhsan Ridho usai perhitungan suara.

Akhsan Ridho menambahkan, berdasarkan hasil perhitungan dari jumlah suara sah akhirnya terpilihlah M. Fitroh Abadi menjadi Ketua BEM Unigoro periode 2017 – 2018, dengan meraih 643 suara. Sedang lawannya Akbar Mubarok, mahasiswa semester IV Fakultas Teknik mendapatkan 615 jumlah suara sah, lalu sisanya 169 jumlah suara tidak sah.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua BEM Unigoro periode 2017 – 2018 terpilh, M. Fitroh Abadi berterima kasih atas amanah yang telah diembannya. Dirinya berharap dukungan semua fihak dalam menjalankan kepengurusan BEM Unigoro kedepan. Karena dengan dukungan semua fihak, maka menjadikan Unigoro semakin maju dan jaya selalu.

Selanjutnya saat dikonfirmasi atas hasil Pemira ini, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB) – Unigoro, Arief Januarso menyampaikan, Pemira ini adalah laboratorium demokrasi bagi mahasiswa Unigoro. Untuk itu, siapapun yang terpilih supaya mengajak semua fihak dalam memperkuat BEM Unigoro, sehingga manfaatnya bisa dirasakan Unigoro bahkan Bojonegoro.

“Selamat kepada Ketua BEM Unigoro terpilh, M. Fitroh Abadi, saatnya semua bersatu memajukan Unigoro. Tidak ada yang menang atau kalah, karena hal ini merupakan laboratorium pembelajaran berdemokrasi mahasiswa Unigoro, yang kelak akan berguna dalam menghadapi dinamika kehidupannya bermasyarakat,” papar Mas Arif seraya berpesan. *[Bp]

LEAVE A REPLY