84 Pelanggar Ditilang di Hari Ketiga Ops Zebra Semeru 2018

69
Foto : Pelajar yang ditilang Satlantas Polres Bojonegoro di hari ketiga Ops Zebra Semeru 2018, Kamis (01/11/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Dihari ketiga pelaksanaan Ops Zebra Semeru 2018, Satlantas Polres Bojonegoro melaksanakan razia kendaraan sebanyak dua kali dengan sistem yang berbeda dengan menindak sebanyak 84 kendaraan, baik pelanggaran potensi laka maupun pelanggaran kelengkapan berkendara.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto BS menuturkan, bahwa penindakan pelanggaran digelar secara hunting system dan stasioner pada Kamis (01/11/2018). Untuk patroli hunting system dilaksanakan sekira pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB, sedangkan pada pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB penindakan dengan sistem stasioner yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani – Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

“Untuk kegiatan pada hari ketiga ini, target operasinya merupakan beberapa target prioritas yang sudah ditentukan yaitu pelanggaran tanpa helm, pengendara motor yang masih dibawah umur, kendaraan ngeblong dan melawan arus,” tutur AKP Aris.

Kepada media ini AKP Aris menambahkan, bahwa dalam pelaksaan razia hunting sistem telah didapati 15 pelanggar, dan petugas memberikan tindakan kepada 15 pelanggar tersebut dengan menggunakan e-Tilang. Kemudian kegiatan dilanjutkan pada siang harinya, dengan razia stasioner yang berlokasi di Jalur Nasional lebih tepatnya di Jalan Raya Desa Tikusan, Kecamatan Kapas. Hasilnya 69 kendaraan ditilang atas pelanggarannya tersebut.

“Penindakan hari ini didominasi oleh pengendara motor anak dibawah umur dan tidak memiliki SIM, jadi anak-anak kecil ini memang seharusnya belum diperbolehkan mengendarai motor” jelas AKP Aris.

Data penindakan yang berhasil dihimpun media ini dari Satlantas Polres Bojonegoro adalah 5 pelanggaran tanpa helm, 12 melawan arus, 33 pengendara dibawah umur, 16 pengemudi tanpa safety belt dan 12 pelanggaran lainnya.

“Kami tidak bosan mengajak kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kembali keamanan dan keselamatan dalam berkendara, budayakan malu untuk melanggar aturan lalu lintas,” pungkas Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto. *[Bp]

LEAVE A REPLY