4 Pesan Kang Yoto di Peringatan HAORNAS 2016

438
Foto : Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, M.Si., (Kang Yoto) saat menjadi inspektur Upacara di Haornas 2016

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di alun-alun Kabupaten Bojonegoro, Jumat (09/09/2016) pagi, dilaksanakan upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-33 Tahun 2016. Bertindak selaku inspektur Upacara, Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, M.Si., (Kang Yoto) dengan komandan Upacara Zenny Bahctiar, S.STP, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan. Tampak hadir Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Setyo Hartono, MM., beserta Ibu, jajaran keamanan, Kemenag, Forpimda, FKUB dan lainnya.

Kang Yoto dalam sambutannya menyampaikan, “Kita semua akan ke alam kubur, dan yang membedakan adalah amal sholeh yakni perbuatan/karya kita. Biasanya ada 4 hal yang diburu untuk bisa beramal sholeh, pertama ilmu, kedua modal kekayaan, ketiga kedudukan tidak identik dengan jabatan, dan keempat kolega dan jaringan. Jika kita memiliki jaringan dan kolega, maka amal sholeh ini harus kita jaga dan bina hubungan baiknya,” tuturnya.

Selanjutnya Kang Yoto menjelaskan tema upacara “Ayo Sehat Dan Produktif” bahwa, 4 modal itu tidak berguna, dan tidak bermanfaat tanpa didukung tubuh yang sehat, “Jangan sampai sudah sakit badan, makin diperparah dengan penyakit hati, yakni penyakit mengeluh dan senantiasa merasa kecewa. Allah telah memberikan kita secara gratis yakni anggota tubuh kita, maka untuk itu harus dimanfaatkan untuk berbuat amal sholeh,” lanjutnya.

Selain itu, Kang Yoto menegaskan, “Kita harus senantiasa produktif dan beramal sholeh, siapa yang lebih baik karyanya dan mendapatkan pengakuan. Masing-masing kita mendapatkan kesempatan, karena dunia ini adalah panggung sesuai dengan bakatnya. Kami mengharapkan dapat meneruskan bakat itu, sehingga akan menjadi amal sholeh kita, berkarya nyata dengan kemampuan kita untuk menjadi orang yang produktif,” tandasnya.

Kang Yoto menyampaikan pula pengalamannya bertemu komunitas anak muda yang kreatif. Salah satunya berjualan slide presentasi, jualan sticker, dan membuat lagu. “Mereka luar biasa dan memiliki gaji sangat tinggi, meski hanya bermodal laptop dan kreatifitas. Inilah karya dan peluang bagus bagi pemuda Bojonegoro, untuk bisa berjualan melalui dunia maya, menjual ide dan kreatifitas. Semoga apa yang  diraih orang-orang kreatif ini, bisa di lakukan di Bojonegoro. Apalagi mereka siap mendampingi dan memberikan pelatihan,” katanya.

Sementara itu, upacara diawali pengibaran bendera merah putih dan mengheningkan cipta, lalu pembacaan teks pancasila. Dalam kesempatan ini, dilaksanakan pelepasan atlit Bojonegoro untuk PON Tahun 2016, dan penyerahan piala lomba gerak jalan 8 kilometer dan 17 kilometer tingkat pelajar dan mahasiswa. Sebagai penutupan upacara, diisi penampilan senam rekreasi Jatim, oleh 500 pelajar Sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Bojonegoro, dan sebelumnya juga tampilan senam lantas dibawah asuhan Polres Bojonegoro. [Bp]

LEAVE A REPLY