1 Warga Kanor Terancam Penjara 7 Tahun Akibat Bobol Rumah Majikannya

141
Foto : AS (27 th), warga Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro yang merupakan pembobol rumah majikannya, saat ditahan Polres Bojonegoro, Jumat (20/07/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Anggota Sat Reskrim Polres Bojonegoro pada Jumat (20/07/2018) lalu,  berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian dengan pemberatan yang melakukan aksi pencurian di rumah milik Silsila Irawati (53 th),  yang terletak di Jalan Sersan Mulyono – Kelurahan Klangon, Kecamatan / Kabupaten Bojonegoro.

Pelaku berinisial AS (27 th), warga Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, yang oleh pemilik rumah atau korban, justru ditugasi untuk menjaga rumah tersebut saat ditinggal pulang ke rumah korban yang ada di Surabaya selama dua minggu.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, kepada media ini mengungkapkan bahwa kronologi peristiwa pencurian tersebut bermula pada awal bulan Juli 2018 atau kurang lebih dua minggu sebelumnya, korban bersama anaknya pulang ke rumahnya yang ada di Surabaya.

Kemudian pada Kamis (19/07/2018) pagi, korban bersama anaknya kembali ke rumahnya yang ada di Jalan Sersan Mulyono – Kelurahan Klangon, Kecamatan / Kabupaten Bojonegoro.

“Saat baru pulang di pagi hari tersebut, korban masih belum mengetahui kalau sejumlah uang dan barang miliknya telah hilang atau dicuri,” ungkap kapolres.

Selanjutnya, sekira pukul 18.30 WIB, pada saat korban hendak masuk ke dalam kamarnya, ternyata kunci kamarnya tidak dapat dimasukan ke lubang kunci. Sehingga korban segera memanggil tukang kunci, dan setelah berhasil masuk kedalam kamar korban segera mengecek barang – barang miliknya.

“Saat  itulah korban baru mengetahui kalau barang – barang miliknya telah hilang,” jelas Kapolres.

Adapun barang yang hilang berupa uang tunai kurang lebih sebesar Rp. 50 juta yang disimpan dalam almari, 2 (dua) set perhiasan emas yang diletakkan diatas meja, 1 (satu) pasang cincin kawin disimpan dalam almari,

Lalu ada 1 (satu) batang emas seberat 25 gram yang disimpan dalam laci alamari, 1 (satu) buah jam tangan merk TuDoor warna perak diletakkan dibawah meja. Serta 1 (satu) buah kamera Digital Olympus PEN warna hitam yang diletakkan dibawah meja rias.

“Selanjutnya, pada hari Jumat tanggal 20 Juli 2018 pagi, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bojonegoro,” Lanjut Kapolres.

Berdasarkan laporan tersebut, selanjutnya anggota segera mendatangi rumah korban untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan pada para saksi dan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi korban, diketahui bahwa yang diberi tanggung jawab untuk menjaga rumah, saat korban pergi ke Surabaya adalah pelaku AS, sehingga petugas segera mendatangi rumah pelaku.

“Setelah dilakukan interogasi awal, akhirnya pelaku AS mengakui  perbuatannya telah melakukan pencurian barang – barang milik korban dengan dibantu seorang rekannya, yang ternyata telah melarikan diri terlebih dahulu,” jelas Kapolres.

Saat ini, pelaku berikut sejumlah barang bukti milik korban diamankan di Mapolres Bojonegoro untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara untuk seorang pelaku yang saat ini melarikan diri, identitasnya telah diketahui petugas dan telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Atas perbuatannya, pelaku disangka  telah melaggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian, diancam dengan hukuman tujuh tahun penjara,” pungkas Kapolres. *[Bp]

LEAVE A REPLY